Mengapa Membuka Hati adalah Jalan Menuju Mindfulness

 

overactive mind

Pikiran kita cenderung terstimulasi berlebihan dan terbebani di kehidupan modern yang serba cepat ini. Oleh karenanya, kita membutuhkan mindfulness, suatu kemampuan untuk berada di sini saat ini, menyadari keadaan sesungguhnya, dan tidak terlalu reaktif terhadap apa yang terjadi di sekitar kita. Apa hubungan hati dengan mindfulness? Dapatkah metode membuka hati meningkatkan mindfulness?

Apa yang terjadi pada pikiran yang sibuk

Mari kita coba eksperimen ini. Berhenti dan jangan lakukan apapun selama 30 detik.

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda? Apakah Anda terpikir apakah tadi sudah mengunci pintu? Apakah Anda tiba-tiba teringat warna baju tetangga Anda? Apakah Anda terus memikirkan detail pekerjaan yang Anda telah diserahkan ke guru, atasan, atau klien Anda? Apakah Anda merasa bahwa 30 detik terasa begitu lama? Jika ya, Anda adalah salah satu dari banyak orang yang pikirannya terlalu aktif. Penelitian menunjukkan bahwa 73% orang berusia 25 hingga 35 tahun berpikir berlebihan secara kronis, demikian juga halnya dengan 52% orang berusia 45 hingga 55 tahun.

Mempunyai pikiran yang sangat aktif sering dianggap sebagai hal yang wajar dalam kehidupan modern yang serba cepat ini. Namun, keadaan ini sebetulnya berhubungan erat dengan stres dan kecemasan. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal itu akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan fisik dan mental Anda dan akan mengganggu kemampuan Anda dalam mengambil keputusan dan melakukan tugas sehari-hari.

Misalnya, pernahkah Anda merasa sulit untuk tidur meskipun Anda lelah karena pikiran Anda tidak bisa berhenti? Pernahkah Anda ceroboh di tempat kerja karena Anda terkecoh oleh ponsel Anda atau hal-hal lain? Pernahkah Anda kesal ketika orang yang Anda sayangi bertanya mengenai hal-hal sepele karena pikiran Anda sudah sangat jenuh? Hal-hal tersebut adalah beberapa indikasi bahwa Anda menggunakan pikiran terlalu berlebihan dan telah mempengaruhi hidup Anda, secara negatif.

 

Berikut ini adalah beberapa tanda yang menunjukkan bahwa Anda telah menggunakan pikiran secara berlebihan:

  1. Pikiran yang terlalu sibuk sehingga tidak dapat berhenti berpikir.
  2. Pikiran kusut tidak berkesudahan, dipenuhi kekhawatiran dan pikiran yang tidak perlu, bahkan saat sedang beristirahat.
  3. Sulit berkonsentrasi, perhatian mudah teralihkan.
  4. Mudah tersinggung, tidak sabar dan emosional.

Seringkali hidup penuh dengan masalah dan tantangan. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja, seorang eksekutif, pengusaha, pegawai kantor, pelajar, atau orangtua. Meskipun kita tidak dapat menghentikannya, kita bisa mengontrol reaksi kita. Untuk membantu pikiran kita yang sibuk lepas dari hal-hal yang tidak perlu, kekhawatiran, gangguan, dan emosi atau kebiasaan negatif, kita perlu metode yang dapat menyeimbangkan pikiran dan membantu kita mencapai mindfulness. Akan lebih baik jika metode tersebut tidak akan membebani pikiran kita lebih lanjut.

 

Hati sebagai jalan lain untuk mencapai mindfulness

Apa itu mindfulness? Banyak definisi mengenai mindfulness, tetapi kami merasa bahwa mindful.com memberikan penjelasan yang terbaik:

Mindfulness merupakan suatu kemampuan dasar manusia untuk berada di sini saat ini, sadar di mana kita berada dan apa yang kita lakukan. dan tidak mudah bereaksi berlebihan atau terpengaruh oleh apa yang terjadi di sekitar..

Mengacu pada definisi ini, kita dapat mengeksplorasi kemungkinan bahwa ada cara lain untuk mencapai mindfulness selain melatih pikiran. Melalui hati, kita bisa melatih mindfulness tanpa membuat pikiran kita bekerja keras.

Hubungan hati dengan mindfulness

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa saat bayi tersenyum terasa kebahagiaan yang murni dan damai? Jika ya, Anda sebetulnya baru saja menyaksikan kekuatan hati yang sangat luar biasa. Hati yang kita maksud di sini adalah yang non fisik. Anda tidak dapat melihatnya, tetapi Anda mungkin pernah merasakan pengaruhnya di saat-saat tertentu dalam hidup Anda.

Mengapa bayi bisa tersenyum begitu manis sering menjadi sebuah teka-teki. Senyum ini muncul bahkan tanpa perlu ada stimulus eksternal apapun. Yang lebih menakjubkan lagi, bayi mulai tersenyum bahkan saat sebelum lahir dan masih terus tersenyum saat baru lahir. Untuk waktu yang lama, senyum bayi dianggap hanya sebagai refleks bawaan. Namun, penelitian terakhir menunjukkan bahwa senyum bayi yang baru lahir mungkin merupakan ekspresi dari kegembiraan dan kebahagiaan yang sebenarnya.

 

stack of rocks

 

Hati adalah pusat kesadaran manusia yang terdalam, dan juga merupakan pusat kedamaian dan kebahagiaan.

 

Setiap manusia dilahirkan dengan tubuh fisik, termasuk otak dan bagian non-fisik seperti hati. Setiap bagian mempunyai peran masing-masing, tetapi mereka saling berhubungan. Hati mempengaruhi pikiran, dan sebaliknya. Otak adalah pusat pikiran. Sedangkan hati adalah pusat kedamaian dan kebahagiaan. Ketika otak dan hati bekerja secara harmonis, terjadilah keseimbangan. Otak memungkinkan kita untuk menganalisis, membuat rencana, dan mencari cara untuk menjalankan rencana tersebut, sementara hati membantu kita untuk bisa fokus dan tenang bahkan saat menghadapi masalah.

Hal ini menimbulkan pertanyaan. Jika setiap manusia memiliki hati yang luar biasa selain otak, mengapa sulit bagi banyak orang untuk merasa tenang dan bahagia? Mengapa banyak orang sering merasa cemas dan tidak dapat menenangkan pikiran mereka yang terlalu aktif?

 

Gaya hidup yang terlalu didominasi otaklah yang membuat kita tidak terhubung dengan hati 

Perkembangan peradaban manusia erat kaitannya dengan evolusi otak manusia. Tidak mengherankan bahwa budaya kita menghargai kecerdasan kognitif. Sekolah dirancang untuk melatih pikiran. Banyak pekerjaan yang mengharuskan kita mengerahkan otak untuk menghitung, menganalisis, membuat rencana, berinovasi, dan sebagainya. Apalagi di zaman sekarang ini, di mana segala sesuatu bergerak begitu cepat, dan persaingan semakin ketat, kita berusaha untuk tetap sigap dan bahkan mengorbankan waktu untuk istirahat agar tidak kehilangan kesempatan.

Semakin kita memaksa otak, keseimbangan akan semakin terganggu, dan hati menjadi semakin tertekan. Saat kita masih muda, kita memberikan waktu dan ruang untuk hati kita. Kita tidak merasa aneh untuk merasa bahagia dan sering tersenyum tanpa perlu alasan. Namun, seiring bertambahnya usia, kita lebih memprioritaskan menyelesaikan tugas kita, dan tidak memberikan kesempatan yang cukup bagi hati kita untuk berfungsi. Oleh karena itu, lebih sulit bagi kita untuk merasa bahagia dan damai. Hampir terasa mustahil untuk mengalami perasaan ini tanpa ada peristiwa atau kejadian yang membahagiakan.

Akan tetapi, dengan mengaktifkan kembali hati dan menggunakannya, seluruh bagian dari diri kita akan menjadi lebih tenang dan damai, termasuk otak kita. Kita dapat berada di sini saat ini dan menyadari keadaan kita. Kita juga akan lebih mudah merasa bahagia dan bersyukur. Singkat kata, dengan menggunakan hati, kita dapat mencapai mindfulness dengan mudah dan alami, dengan bonus-bonus spesial.

group meditation

 

 

Adalah mungkin untuk terhubung kembali dengan hati

Meskipun ‘diabaikan’ cukup lama, hati tidak kehilangan fungsinya. Hati tetap memainkan perannya di belakang, yaitu saat-saat Anda merasa bahagia dan bersyukur. Hati harus dikenali dan mulai digunakan secara sadar agar kemampuannya untuk memancarkan kedamaian dan kebahagiaan ke seluruh keberadaan Anda, termasuk pikiran Anda, dapat aktif kembali.

 

Berikut adalah beberapa langkah untuk membantu Anda terhubung kembali dengan hati Anda:

  1. Mengenali perbedaan pikiran dan hati.
  2. Membuka dan menguatkan hati.
  3. Membiarkan hati membantu untuk santai dan menenangkan pikiran.
  4. Menghentikan kebiasaan buruk yang dapat menekan hati dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Membiasakan diri dalam menggunakan hati dan pikiran secara harmonis dalam kegiatan sehari-hari.

Sama seperti saat belajar bersepeda, Anda butuh waktu dan pengulangan agar dapat terbiasa untuk menggunakan hati dan pikiran dalam kehidupan sehari-hari. Anda juga perlu mengenali kapan Anda menggunakan hati dan pikiran. Hal ini mungkin sedikit sulit apabila Anda lebih terbiasa menggunakan pikiran Anda. Anda mungkin mencoba merasakan hati melalui pikiran daripada mengalami sebagai hati sebagaimana mestinya.

Natural Way of Living telah meluncurkan program baru “Open Heart Mindfulness”. Dalam lokakarya interaktif ini, Anda akan diajak untuk melakukan latihan sederhana namun efektif untuk membuka hati Anda dan membiarkan hati membantu Anda untuk lepas dari gangguan dan emosi atau kebiasaan negatif. Instruktur-instruktur yang berpengalaman akan membimbing Anda agar lebih lepas untuk mengalami sebagai hati seutuhnya dan mengenali kebiasaan yang secara tidak sengaja menghalangi hati Anda dan mengganggu keseimbangan antara hati-pikiran. Dengan membuka hati, Anda akan mengalami kebahagiaan dan manfaat dari mindfulness dan hati pada saat yang bersamaan.

Open Heart Mindfulness dari Natural Way of Living

Pelajari metode mindfulness alami & komprehensif ini untuk membantu Anda menjernihkan pikiran, sadar seutuhnya dan lebih bahagia seutunhya berada di saat ini.

Tingkat 1
Sabtu, 25 Juni, 2022,
9.00 – 11.30 WIB

Tingkat 2
Minggu, 26 Juni, 2022.
9.00 – 12.00 WIB

Klik di sini untuk mendaftar dan informasi lebih lanjut.